Saat ini begitu banyaknya daging-daging yang tidak layak konsumsi beredar dipasaran. Hal ini tentu saja meresahkan konsumen dan juga pedagang daging. Karena tidak semua daging yang beredar dipasaran itu tidak layak konsumsi. Banyak juga pedagang yang dengan jujur menjual daging yang layak untuk dikonsumsi namun turunnya kepercayaan masyarakat berpengaruh pula pada turunnya penjualan mereka.
Daging sebagai sumber protein hewani sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Fungsi protein dalam tubuh antara lain untuk membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, dll. Lalu bagaimana agar kita dapat dengan tenang mengkonsumsi daging ? tentu saja kita harus jeli memilih daging yang kita beli. Berikut adalah tips untuk memilih daging yang layak dikonsumsi :
1. Warna Cerah dan Mengkilat
Daging segar memiliki warna cerah dan mengkilat. Misalnya daging sapi warnanya merah terang dan daging kerbau warnanya merah tua. Sedangkan daging kambing memiliki warna lebih gelap dibanding warna daging sapi. Daging yang mulai rusak atau busuk biasanya akan berubah warna menjadi kecoklatan, kehujauan, kuning dan akhirnya tak berwarna.
2. Bau Khas
Daging segar memiliki bau atau aroma khas daging. Sebaiknya cium bau daging, karena dagin segar itu tidak berbau masam atau busuk.
3. Tekstur Kenyal
Daging segar biasanya memiliki tekstur yang kenyal, padat dan tidak kaku. Apabia ditekan dengan tangan atau jari maka beas tekanan dapat cepat kembalike posisi semula. Daging yang tidak baik (rusak) ditandai dengan tekstur yang lunak dan bila ditekan akan mudah hancur.
4. Tak Berlendir
Daging segar memiliki penampakan yang bagus dan tidak berlendir. Ketika dipegang, daging itu tidak akan terasa lengket ditangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar